Misi Syetan

Syetan adalah musuh bebuyutan manusia. Sejak nabi Adam alaihi salam belum diturunkan ke alam dunia ini syetan sudah mendeklarasikan dirinya untuk menggoda Adam dan anak turunnya (manusia). Dan deklarasi tersebut dilakukan dihadapan Alloh Subhanahu wata’ala yang telah menciptakannya. Dalam Al-qur’an diterangkan “Ketika Alloh telah selesai menciptakan nabi Adam, Alloh memerintahkan kepada seluruh para malaikat untuk bersujud kepada nabi Adam dan semuanya mengerjakan kecuali hanya Iblis yang tidak mau sujud. Ketika ditanya oleh Alloh kenapa tidak mau bersujud, dengan nada sombong dan congkak Iblis menjawab bahwa tidak pantas baginya untuk sujud kepada nabi Adam karena dia tercipta dari api sedangkan Adam tercipta dari tanah. Sehingga sejak saat itu iblis telah dilaknat oleh Alloh dan berjanji akan menyesatkan dan menjerumuskan sebanyak-banyaknya manusia ke dalam kesesatan. (QS: Al Hijr 28-44). Sungguh syetan merupakan laknatullah, dan menjadi musuh abadi umat manusia. Untuk menyesatkan manusia dari jalan yang benar menuju jalan yang sesat, syetan mengerahkan seluruh kemampuan dan bala tentaranya. Dari berbagai penjuru ruang dan waktu mulai bangun tidur sampai mau tidur bahkan di dalam tidur (mimpi) syetan selalu berusaha untuk menggoda manusia dimana saja kapan saja dan walau bagaimana saja keadaannya. Adapun inti seluruh dari godaan dan rayuan syetan adalah untuk mengajak manusia sehingga berbuat Syirik kepada Alloh yang ujungnya adalah siksaan dan penderitaan di neraka. Misi yang akan dilakukan syetan dan bala tentaranya dari rayuan yang jelas terlihat sampai yang tidak terlihat oleh manusia adalah sebagai berikut:

1. Mengajak untuk berbuat syirik kepada Alloh

Syirik merupakan perbuatan dosa besar yang paling utama dan tidak ada ampunan dari Alloh kecuali bagi yang bertaubat. Syetan berusaha mengajak manusia untuk mempercayai adanya Tuhan atau kekuatan selain dari kekuatan Alloh. Sehingga manusia akan berpaling dan menyembah kepada selain Alloh.

2. Mengajak Ibadah kepada Alloh tetapi tidak sesuai syariat

Ini merupakan misi syetan yang agak halus karena manusia merasa dirinya telah melakukan ibadah tetapi disimpangkan dari petunjuk dan tuntunan yang aslinya (murni) dari Alloh dan Rosullulloh. Dalam menjalankan ibadahnya syetan menyuruh manusia menghiasinya dengan berbagai macam embel-embel yang tidak dan belum pernah diajarkan oleh Rosullulloh. Dengan alasan lebih pantas, umumnya atau bahkan biar lebih afdhol. Padahal ini berakibat fatal sebab amalan tersebut tidak akan terima oleh Alloh.

3. Mengajak ibadah kepada Alloh tetapi melakukan dosa besar

Ini misi syetan yang lebih halus lagi dan berakibat fatal. Syetan merayu manusia untuk melakukan dosa-dosa besar.

4. Mengajak ibadah tetapi melakukan dan meremehkan dosa-dosa kecil

Semakin tinggi tingkat kefahaman agama dan ibadahnya maka misi syetan juga semakin halus pula. Syetan merayu manusia yang tertib ibadah tetapi digoda untuk meremehkan dan melakukan dosa-dosa kecil. Sehingga lama-kelamaan dosa tersebut akan menumpuk dan menjadi besar dan akan merusak orang tersebut. Hatinya akan keras, kaku dan susah menerima nasehat dan kebenaran.

5. Mengajak ibadah dengan murni tetapi disibukkan dengan lahan

Lahan merupakan segala sesuatu yang dapat melupakan ingat kepada Alloh. Termasuk disibukkan dengan hal-hal yang kurang bermanfaat, tidak berguna. Alloh menjelaskan bahwa orang iman dengan hal lahan akan menjauh dan tidak butuh.

6. Mengajak ibadah pol tetapi ujub

Ini merupakan ajakan syetan yang paling halus dan tidak terlihat siapapun kecuali orang tersebut dan Alloh karena yang diserang dan digoda adalah hati. Syetan menggoda kepada manusia untuk ibadah dengan pol-polan tetapi dihiasi dengan sifat ujub, riya, pamer, niat selain karena Alloh. Syetan menyuruh manusia untuk ahli shodaqoh sebanyak-banyaknya tetapi dihiasi pamer supaya dikatakan dermawan, ahli shodaqoh. Syetan mengajak manusia untuk jihad fisabillillah dengan pol-polan supaya dikatakan ahli jihad, pemberani dsb. Syetan mengajak manusia untuk alim dalam agama tetapi disusupkan supaya dikatakan alim ulama, faqih, pinter, pandai dsb. Demikian syetan menggoda manusia sehingga seluruh amal ibadah manusia menjadi sia-sia bahkan menyebabkan masuk ke dalam neraka.

Semua misi syetan tersebut di atas adalah intinya untuk mengajak manusia sebanyak-banyaknya menjadi pengikutnya untuk syirik kepada Alloh. Dan misi syetan tersebut tidak berhenti sampai disitu saja. Apabila berhasil dalam menjalankan misinya syetan akan menggoda dan merayu manusia yang terpengaruh dengan rasa penyesalan dan putus asa dari ampunan Alloh. Bahwa seolah-olah sudah tidak ada lagi pintu taubat dan rohmat Alloh. Seolah-olah sudah tertutup semua segala kebaikan sehingga manusia yang tergoda syetan merasa dirinya putus dari rohmat Alloh. Sebab yang merasa putus dari rohmat Alloh hanyalah orang-orang kafir.

Semoga kita selalu mendapatkan perlindungan Alloh dan terselamatkan dari godaan, rayuan syetan dan bala tentaranya. Amiin.//

Iklan