Neraka merupakan jagad api yang sangat panas, tidak ada yang menyamai dengan panasnya. Di sini merupakan tempatnya segala siksaan dan penderitaan yang sangat hebat, abadi yang diperuntukkan untuk umat yang durhaka. Manusia-manusia yang menentang (maksiat) kepada Alloh akan menjadi penghuninya bersama-sama dengan bangsa jin dan iblis, syetan laknat jahannam. Sehingga setiap makhluk dan umat manusia akan selalu berusaha untuk tidak terjerumus masuk ke dalamnya.

لَهُمْ مِنْ جَهَنَّمَ مِهَادٌ وَمِنْ فَوْقِهِمْ غَوَاشٍ وَكَذَلِكَ نَجْزِي الظَّالِمِينَ

Mereka mempunyai tikar tidur dari api dan di atas mereka ada selimut (api) Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang zalim (Al A’raaf ayat 41)

Neraka adalah tempat berupa api yang menyala-nyala dan terdiri dari sangat banyak bentuk siksaan bagi penghuninya mulai dari yang paling ringan sampai yang terberat. Kita jangan menganggap remeh walaupun disiksa ringan tidaklah akan sama dengan di dunia. Badan manusia tidak akan ada yang mampu bertahan dan menerima panasnya api neraka. Seperti diterangkan dalam hadits

ان اجسامكم على النار لا تقوى

Sesungguhnya jasad badan kalian terhadap neraka tidak akan kuat untuk bertahan.

Masih jelas dan gencarnya berita tentang erupsi gunung Merapi yang mengeluarkan awan panas (wedhus gembel) meluluh-lantakan apa-apa yang dilewatinya. Batu-batu pijar dan batu cair (lava) yang menghancurkan apa yang dilewatinya, jasad manusia langsung hangus terbakar bahkan mungkin langsung hancur lebur bersama cairan batu panas tersebut. Ini belum seberapa apabila dibandingkan dengan panasnya api neraka. Coba perhatikan keterangan dari Rosululloh SAW dalam sabdanya.

ناركم جزء من سبع جزء من نار جهنم

Api kalian di dunia ini adalah merupakan satu bagian dari tujuh puluh bagian api neraka.

أُوقِدَ عَلَى النَّارِ أَلْفَ سَنَةٍ حَتَّى احْمَرَّتْ ثُمَّ أُوقِدَ عَلَيْهَا أَلْفَ سَنَةٍ حَتَّى ابْيَضَّتْ ثُمَّ أُوقِدَ عَلَيْهَا أَلْفَ سَنَةٍ حَتَّى اسْوَدَّتْ فَهِىَ سَوْدَاءُ مُظْلِمَةٌ

“Neraka dibakar selama seribu tahun sehingga menjadi merah warnanya kemudian dibakar selama seribu tahun sehingga menjadi putih warnanya kemudian dibakar lagi selama seribu tahun sehingga warnanya berubah menjadi hitam lagi gelap (karena sangat panasnya)”. (HR Tirmidzi)

Tidak bisa dibayangkan bagaimana panasnya api neraka. Seluruh api dan panas di dunia ini dikumpulkan jadi satu baru menyamai 1/70 bagian api neraka. Masya Alloh. Jadi kira-kira apa adakah yang kuat dan mampu bertahan? Apakah masih ada yang menganggap dirinya sakti? Menganggap dirinya super? Menganggap dirinya hebat? Menganggap dirinya tak terkalahkan? Ingatlah bahwa satu pun dari manusia tidak akan ada yang mampu untuk bertahan di dalam api neraka. Dalam hadits diterangkan

إِنَّ غِلَظَ جِلْدِ الْكَافِرِ اثْنَانِ وَأَرْبَعُونَ ذِرَاعًا وَإِنَّ ضِرْسَهُ مِثْلُ أُحُدٍ وَإِنَّ مَجْلِسَهُ مِنْ جَهَنَّمَ كَمَا بَيْنَ مَكَّةَ وَالْمَدِينَةِ

“Sesungguhnya bengkak kulit badannya orang kafir (di neraka) empat puluh dua hasta dan giginya membengkak menjadi sebesar gunung Uhud dan pantatnya membengkak sebesar antara Mekkah dan Madinah (karena sangat panasnya siksaan api neraka)” (HR Tirmidzi)

إِنَّ الْكَافِرَ لَيُسْحَبُ لِسَانُهُ الْفَرْسَخَ وَالْفَرْسَخَيْنِ يَتَوَطَّؤُهُ النَّاسُ

“Sesungguhnya lidahnya orang kafir akan dipanjangkan (bengkak) sampai satu farsakh dan dua farsakh dan akan diinjak-injak oleh manusia” (HR Tirmidzi)

إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا بِآَيَاتِنَا سَوْفَ نُصْلِيهِمْ نَارًا كُلَّمَا نَضِجَتْ جُلُودُهُمْ بَدَّلْنَاهُمْ جُلُودًا غَيْرَهَا لِيَذُوقُوا الْعَذَابَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَزِيزًا حَكِيمًا

“Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam neraka. Setiap kali mereka hangus, Kami ganti mereka dengan yang lain, supaya mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”.(Surat An Nisa ayat 56)

Bisakah anda membayangkan bagaimana luar biasa sakitnya? Sedikit saja kulit kita melepuh (bengkak) terkena pentol korek api sakitnya minta ampun. Atau apabila kulit anda sedikit tersayat sembilu sampai seluruh badan menjadi meradang dan sakitnya minta ampun. Apalagi apabila bengkaknya seperti yang ditimpakan pada penghuni neraka tersebut. Na’udzuubillah minannaar
.
Rosululloh SAW selalu memperbanyak doa untuk selamat dan terhindar dari siksa api neraka. Robbana aatina fiddun-ya hasanah wafil aakhiroti hasanah waqinaa a’adzaabannar. Ya Tuhan kami berikanlah pada kami kebaikan kehidupan dunia dan kebaikan kehidupan di akhirat dan semoga Engkau menjaga pada kami dari siksa api neraka. Ada satu juta macam siksaan di dalam neraka dengan ribuan malaikat Alloh yang siap untuk menyiksa penghuninya.

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « يُؤْتَى بِجَهَنَّمَ يَوْمَئِذٍ لَهَا سَبْعُونَ أَلْفَ زِمَامٍ مَعَ كُلِّ زِمَامٍ سَبْعُونَ أَلْفَ مَلَكٍ يَجُرُّونَهَا »

Rosululloh bersabda, “Pada hari kiamat neraka jahannam didatangkan dengan tujuh puluh ribu rantai (untuk menyiksa), tiap-tiap satu rantai ditarik oleh tujuh puluh ribu malaikat” (HR Tirmidzi)

Sungguh sangat mengerikan dan dasyatnya siksa neraka tersebut. Kadang ada orang yang menganggap remeh terhadap persoalan ini. Biar masuk neraka yang penting masih umatnya nabi Muhammad nanti juga akan dapat syafaat. Ini persangkaan yang sangat keliru dan tidak berdasarkan dalil yang benar. Menyepelekan terhadap siksa neraka yang sangat luar biasa tersebut. Sadarlah dan bertaubatlah sebelum terlambat, selalu minta pertolongan dan perlindungan kepada Alloh supaya terhindar dari perbuatan-perbuatan yang akan menjerumuskan ke dalam neraka. Wallohu musta’anu walaa haula walaa quwwata illa billaah.