Bentuk-bentuk Persaudaraan dalam Islam

1. Rukun Tidak Ada Pertengkaran

…وَاذْكُرُوا نِعْمَتَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنتُمْ أَعْدَاءً فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُم بِنِعْمَتِهِ إِخْوَانًا [٣:١٠٣]

… dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara;… [Surat Ali Imron 103].

2. Saling Mengasihi, Saling Menyayangi dan tidak saling Mengkhianati

مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ وَالَّذِينَ مَعَهُ أَشِدَّاءُ عَلَى الْكُفَّارِ رُحَمَاءُ بَيْنَهُمْ … الآية(29)
سورة الفتح 29

Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka [Surat Fath ayat 29]

6011 – حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ، حَدَّثَنَا زَكَرِيَّاءُ، عَنْ عَامِرٍ، قَالَ: سَمِعْتُهُ يَقُولُ: سَمِعْتُ النُّعْمَانَ بْنَ بَشِيرٍ، يَقُولُ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «تَرَى المُؤْمِنِينَ فِي تَرَاحُمِهِمْ وَتَوَادِّهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ، كَمَثَلِ الجَسَدِ، إِذَا اشْتَكَى عُضْوًا تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ جَسَدِهِ بِالسَّهَرِ وَالحُمَّى» رواه البخاري في كِتَابُ الأدب

Rasulullah SAW bersabda,”Engkau (Nukman bin Basyir) melihat orang-orang iman saling menyayangi mereka, saling menyenangi mereka, dan saling mengasihi mereka sebagaimana satu tubuh, ketika satu anggota badannya sakit maka seluruh tubuh ikut merasakan sakit dengan tidak bisa tidur dan demam”. [Hadist riwayat Al Bukhori dalam Kitabu Adab]

1927 – حَدَّثَنَا عُبَيْدُ بْنُ أَسْبَاطِ بْنِ مُحَمَّدٍ القُرَشِيُّ قَالَ: حَدَّثَنِي أَبِي، عَنْ هِشَامِ بْنِ سَعْدٍ، عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ، عَنْ أَبِي صَالِحٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «المُسْلِمُ أَخُو المُسْلِمِ، لَا يَخُونُهُ وَلَا يَكْذِبُهُ وَلَا يَخْذُلُهُ، كُلُّ المُسْلِمِ عَلَى المُسْلِمِ حَرَامٌ، عِرْضُهُ وَمَالُهُ وَدَمُهُ، التَّقْوَى هَاهُنَا، بِحَسْبِ امْرِئٍ مِنَ الشَّرِّ أَنْ يَحْتَقِرَ أَخَاهُ المُسْلِمَ» : هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ وَفِي البَابِ عَنْ عَلِيٍّ، وَأَبِي أَيُّوبَ
__________
[حكم الألباني] : صحيح
رواه الترمذى في كتب البر والصلة

Orang Islam adalah saudara orang Islam tidak saling mengkianati tidak saling berdusta dan tidak menjatuhkan / menghinakan , setiap Muslim Muslim yang lain haram kehormatannya, hartanya dan darahnya … [Hadist riwayat Termizi dalam Kitabu Birru wal Shilah]

3. Saling mencintai dan tidak Saling Membenci

5193 – حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ أَبِي شُعَيْبٍ، حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ، حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ، عَنْ أَبِي صَالِحٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَا تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ حَتَّى تُؤْمِنُوا، وَلَا تُؤْمِنُوا حَتَّى تَحَابُّوا، أَفَلَا أَدُلُّكُمْ عَلَى أَمْرٍ إِذَا فَعَلْتُمُوهُ تَحَابَبْتُمْ أَفْشُوا السَّلَامَ بَيْنَكُمْ»
__________
[حكم الألباني] : صحيح
Demi Allah yang diriku ditanganNya tidak masuk kalian ke Surga kecuali kalian beriman dan kalian tidak beriman kecuali saling menyayangi… [ Hadist riwayat Abu Dawud Kitabu Adab No. 5193]

5143 – حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ بُكَيْرٍ، حَدَّثَنَا اللَّيْثُ، عَنْ جَعْفَرِ بْنِ رَبِيعَةَ، عَنِ الأَعْرَجِ، قَالَ: قَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ: يَأْثُرُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: «إِيَّاكُمْ وَالظَّنَّ، فَإِنَّ الظَّنَّ أَكْذَبُ الحَدِيثِ، وَلاَ تَجَسَّسُوا، وَلاَ تَحَسَّسُوا، وَلاَ تَبَاغَضُوا، وَكُونُوا إِخْوَانًا،* رواه البخاري في كِتَابُ الأدب

Nabi SAW bersabda,”Takutlah kalian pada persangkaan maka sesungguhnya persangkaan itu dustanya cerita dan jangan meneliti jelek denganmata dan jangan meneliti jelek dengan telinga dan jangan saling dengki dan jagnan saling berpaling dan jangan saling membenci dan jadilah kalian bersaudara”. [Hadist riwayat Al Bukhori Kitabu Adab]

4. Saling Tolong Menolong, Saling Membantu dan Tidak Egois

وَالْمُؤْمِنُونَ وَالْمُؤْمِنَاتُ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ ۚ يَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَيُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَيُؤْتُونَ الزَّكَاةَ وَيُطِيعُونَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ ۚ أُولَٰئِكَ سَيَرْحَمُهُمُ اللَّهُ ۗ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ [٩:٧١]

Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma’ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka taat pada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. [Surat At-Taubat ayat 71]

6026 – حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ أَبِي بُرْدَةَ بُرَيْدِ بْنِ أَبِي بُرْدَةَ، قَالَ: أَخْبَرَنِي جَدِّي أَبُو بُرْدَةَ، عَنْ أَبِيهِ أَبِي مُوسَى، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «المُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كَالْبُنْيَانِ، يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا» ثُمَّ شَبَّكَ بَيْنَ أَصَابِعِهِ. وَكَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جَالِسًا، إِذْ جَاءَ رَجُلٌ يَسْأَلُ، أَوْ طَالِبُ حَاجَةٍ، أَقْبَلَ عَلَيْنَا بِوَجْهِهِ فَقَالَ: «اشْفَعُوا فَلْتُؤْجَرُوا، وَلْيَقْضِ اللَّهُ عَلَى لِسَانِ نَبِيِّهِ مَا شَاءَ»

Nabi SAW bersabda,”Orang iman dengan orang iman lain sebagaimana bangunan saling menguatkan sebagian pada sebagaian kemudian Nabi menganyam jari-jemarinya (ngapurancang). [Hadist Riwayat Al Bukhori Kitabu Sholah]

Oleh : Averdi Dharmawan

Kiat sehat ini jika dipraktekkan insaallah akan meningkatkan derajat kesehatam kita.

Yaitu:
1.Meningkatkan daya tahan tubuh (Mengolah pikirin menjadi sealu positif / positif thingking/ husnudzon billah, konsumsi makanan sehat dan halal)

2.Bernafas efektif, lakukansehari 3 x seperti minumam obat (pg, siang sr) lakukan minimal 10 dengan ritual tarik napas: tahan napas: hembuskan napas ; dengan perbandingn 1:4:2 (jika tarik napas 5 hitungan, maka tahan 4 x 5 dan hembuskan 2 x 5 melalui mulut)

3.Sikap duduk dan berdiri selalu sikap tegak dan tinggi dengan mengangkat tulang rusuk dan membusungkan dada, ini untuk kesehatan tulang belakang menghindari serabut saraf ke jepit n menghindari sakit pinggang. Sikap ini akan menampilkanoptimis dan percaya diri.

4.Olah raga 4-6 x perminggu (aerobik, jalan, bereng dsb) minimal 30 menit.

5.Minum air putih minimal 8 gelas sehari (2 liter), dianjurkan kemana-mana hrs bawa air putih sehingga dapat minum air putih lebih dr 8 gelas, fungsinya detoksifikasi, juga akan kulit dan wajah akan semakin cerah.

6.Makan makanan kaya air dan serat ( buah-buahan dan sayuran) selain itu banyak mengandung ko-enzim dan antioksidant yang akan menghambat prekusor tumor dan penyakit lain yang berbahaya.

7.Saat lapar, tapi bukan jadwal makan jangan ngemil tapi makan buah yg manis (pepaya , semanggka) kadar glukosanya tetap tinggi tp tidak akan berlebihan

8.Mengkombinasikan makanan. (saat makan besar ; breakfast, lunch, dinner) mulailah dengan buah , kalo sedang diet ketat minum air putih dulu , makan sayur bersama nasi, ikan dan protein agar terpisah dalam kunyahannya.

9.Hindari mengkonsumsi lemak jenuh ( susu berlemak, mentega, keju, goreng-gorengan dan daging berlemak dan jeroan ) karena sejak dalam usus sdh langsung menuju pembentukan kolesterol dalam bentuk kilomikron tanpa metabolisme panjang. (kolesterol terbuat dari cadangan makanan yg berlebihan, termasuk karbohidrat dan protein) , jadi usahakan makan jgn berlebih, usahakan kalo tidak lapar jangan makan, kalo lapar tapi belum waktunya makan konsumsi cukup buah yg rasanya manis, kalo sdh waktunya makan, ingat kombinasi mengunyah dan urutan yg dimakan)

10.Usahakan pH darah mendekati basa (7,365) untuk menghindari pertumbuhan mikroorganisme dalam darah secara sistemik (virus, bakteri dan jamur) dan hindari karbohidrat berlebih (gula), nikotin, alkohol, cuka, kafein dan obat-obatan kecuali resep dokter.

INDIKATOR KESEHATAN :
1.Status gizi dengan menghitung Indek Masa Tubuh (IMT) dengan rumus IMT :BB/TB2 (Jika IMT 17<19<25<30 kriteria kurang gizi , kurus, normal, gemuk)
2.Tekana darah (sistolik 120<140<160,kriteria normal, prahipertensi, hipertensi. Diastole 80<90<100)
3.Kolesterol ( jika 200< 250< 300, kriteria normal, hati2, emergency)
4.Gula darah (120 < 200 < 250 , normal, hati2 , DM (kencing manis).

Referenci :
1. Strategi Pengembangan diri dari jen Z.A Hans
2. Biokimia dasar mata kuliah metabolisme Biomedik Dr.Parwati

Syech Dr Abdullah Nasri Yahya Al Asiri, dosen sekaligus Mufti (Juru Hukum/anggota Komisi Fatwa) di Ma’had Haram Mekah, memberikan khotbah Jumat di Masjid Baitul Ala Ponpes LDII Wali Barokah Kediri, Jumat 8 April 2011. Selama 4 hari 5-8 April 2011 Syech kelahiran Mekah 1981 ini berkunjung dan menginap di Pondok Wali Barokah Burengan Kediri. Kunjungan ini sebagai agenda liburan sekaligus meninjau perkembangan agama Islam di negara Islam terbesar di dunia ini. Di Pondok Wali Barokah Syech Dr Abdullah Nasri yang masih ada ikatan famili dengan Syech Abdurrahman Sudais ini juga memberikan tausiyah agama dan kuliah umum tentang Ushul Fiqih.

Selama di Indonesia ulama Mekah lulusan Universitas Umul Quro Mekah dan mendapat gelar Doktor dari Universitas Islam Madinah tersebut juga menyempatkan diri untuk mengunjungi tempat-tampat lainnya seperti kantor DPW LDII Jawa Timur di Surabaya dan kantor DPP LDII di Senayan, Jakarta.

Beberapa guru Pondok LDII yang tercatat sebagai murid Syech Dr Abdullah Nasri Yahya Al Asiri di Ma’had Haram antara lain:
1. Ustad Haji Muhammad Cholil Asari
2. Usatad Haji Fachrul Rozi
3. Ustad Haji Abdul Aziz Ridwan
(ldii-sidoarjo.org)

Halaman Berikutnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.